Nasional

Satu Tersangka Korupsi Krakatau Steel Berstatus Tahanan Kota

“Yang bersangkutan tidak layak untuk dilakukan penahanan rutan, sehingga opsinya tahanan rumah,” tambahnya.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dalam perkara tersebut, Kejagung telah memeriksa 119 orang saksi dan menyita dokumen terkait perencanaan proyek BFC, pengadaan proyek BFC, pembayaran kepada vendor, pembiayaan oleh bank sindikasi, serta dokumen terkait lainnya.

Berita Terkait

Sementara itu, penggeledahan dilakukan di kantor PT Krakatau Steel di Cilegon, Banten, dan PT. Krakatau Engineering.

Sebelumnya, dalam rilis video konferensi pers di Jakarta, Senin, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengatakan PT Krakatau Steel di tahun 2007 menyetujui pengadaan pabrik BFC dengan kontraktor pemenang adalah MCC CERI konsorsium dan PT Krakatau Engineering, yang merupakan anak perusahaan PT Krakatau Steel.

Namun, pengadaan tersebut dilakukan secara melawan hukum.

“Yang seharusnya MCC CERI melakukan pembangunan sekaligus pembiayaannya, namun pada kenyataannya dibiayai oleh konsorsium dalam negeri atau Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) dengan nilai kontrak pembangunan pabrik BFC dengan sistem terima jadi, sesuai dengan kontrak awal Rp4,7 triliun hingga addendum ke-4 membengkak menjadi Rp6,9 triliun,” ujar Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin seperti dikutip Antara, Selasa (19/7/2022).

Dugaan kasus korupsi tersebut menyebabkan kerugian negara mencapai Rp6,9 triliun sesuai dengan pembiayaan yang dikeluarkan oleh konsorsium Himbara. (mg1)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button