Nasional

Mendorong DIY dan Sleman Menjadi Praktik Terbaik Pengelolaan LAPOR!

Hal yang sama juga ditekankan Diah ketika bertemu Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo. Selain perlu adanya sosialisasi, Pemkab Sleman diminta untuk meningkatkan kecepatan dalam memverifikasi aduan agar waktu penyelesaian dapat lebih singkat. Selain itu, perlu adanya penetapan standar operasional prosedur (SOP) pengelolaan pengaduan hingga tingkat organisasi perangkat daerah (OPD).

Diah menyampaikan bahwa perlu adanya perubahan persepsi dan kesadaran akan pentingnya pengelolaan pengaduan masyarakat sehingga terjadi peningkatan kualitas pelayanan publik. Terdapat tiga alasan penting mengapa pengaduan memainkan peranan penting dalam pelayanan publik.

“Pertama, pemenuhan hak masyarakat akan pelayanan publik yang optimal. Berawal dari pengaduan, pemerintah dapat dan harus melakukan perbaikan atas keluhan dan aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat sehingga pelayanan publik yang berkualitas akan terpenuhi,” ujar Guru Besar Universitas Sriwijaya ini.

alasan kedua adalah pengaduan dari masyarakat tersebut merupakan kesempatan bagi pemerintah untuk melakukan perbaikan dari kekurangan atas layanan yang diberikan. Untuk itu, pengaduan masyarakat menjadi penting, terutama karena tidak semua masyarakat mau menyampaikan aduannya secara sukarela.

Sedangkan alasan terakhir adalah pengaduan dapat menjadi sarana bagi pemerintah dalam memberikan jawaban atas keluhan atau pengaduan dari masyarakat. Dari pengaduan yang disampaikan masyarakat, pemerintah dapat memberikan penjelasan, edukasi, serta klarifikasi sehingga permasalahan yang sama dapat dicegah di kemudian hari.

“Melalui proyek percontohan ini kami mendorong untuk dapat meningkatkan fungsi simpul provinsi dalam memantau dan membina pengelolaan SP4N-LAPOR!, bukan hanya dilingkup provinsi saja, namun juga mencakup wilayah kabupaten dan kota se-Provinsi DIY Yogyakarta,” pungkas Diah. (arm)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button