Nasional

Kementan: Diversifikasi ke Pangan Lokal untuk Hindari Krisis Pangan

Menurut Badan Pangan Dunia (FAO), kata Dedi, Indonesia adalah salah satu negara yang terdampak dari krisis pangan global dikarenakan jumlah penduduknya yang banyak. Oleh karena itu menurut Dedi, Indonesia harus bisa memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri dan tidak tergantung dengan komoditas pangan impor.

“Umbi-umbian, pangan lokal itu berlimpah sesungguhnya di negara kita. Tapi sayangnya kenapa orang Indonesia kok sukanya mie yang berasal dari gandum, padahal gandumg itu pangan subtropis,” kata Dedi.

Dia menegaskan agar Indonesia bisa mendiversifikasi pangan dari mie yang terbuat dari gandum, menjadi mie yang berbahan dasar dari pangan lokal seperti singkong dan sagu.

“Ganti gandum dengan umbi-umbian dengan singkong, dengan sagu, dengan pisang. Ganti jeruk mandarin dengan jeruk Medan, jeruk Pontianak, dan lain sebagainya. Ganti gula pasir jadi gula kelapa, jadi gula aren, atau gula merah, itu yang harus kita lakukan,” kata Dedi.

Dia menekankan agar Indonesia menggenjot pangan lokal dari hulu sampai hilir, yaitu meningkatkan produktivitas, hilirisasi, dan olahannya. “Karena olahan inilah yang akan mendorong dari produksinya,” katanya. (bro)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button