Nasional

Seni Kaligrafi Tanah Air Diapresiasi

“Kondisi itu tentu saja menggembirakan, tapi harus ditingkatkan pada tempat-tempat yang lebih luas dan bisa diakses oleh khalayak, antara lain Gedung Istana, Gedung Dewan, kantor gubernur, kantor walikota, kantor bupati, di hotel, kafe-kafe dan ruang-ruang publik lainnya,” harapnya.

Menurut LaNyalla, Jakarta Islamic Center telah mengambil peran untuk membantu sosialisasi dan edukasi masyarakat terhadap seni kaligrafi tersebut.

Ia pun menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Jakarta Islamic Center untuk bisa berdampak besar tidak hanya di Tanah Air tapi juga mancanegara.

“Saya apresiasi Jakarta Islamic Center yang mendukung pameran yang diikuti 26 Negara dan sekitar 70 seniman kaligrafi Indonesia. Pameran ini seolah menjadi Oase masyarakat, setelah dua tahun terkungkung dalam pandemi Covid-19,” katanya.

LaNyalla berharap kegiatan ini terus tumbuh dan menjadi pencerahan bagi siapapun yang menyaksikan.

Kegiatan yang berlangsung hingga 22 April 2022 itu juga dihadiri Senator DKI Jakarta Fahira Idris, Walikota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim, Kepala Pusat Pengkajian Islam Jakarta KH. M. Subki, Ketua Panitia Pameran Muhammad Arif Syukur, serta puluhan Kaligrafer. (arm)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button