Nasional

Wapres Sebutkan Empat Strategi Hadapi Bencana

Keempat, Wapres mengingatkan masih ada beberapa penuntasan pascabencana yang menjadi tugas bersama, antara lain pemulihan pascabencana gempa, tsunami, dan likuefaksi di Provinsi Sulawesi Tengah, pascabencana gempa bumi di Provinsi Banten, penanganan dampak pascabencana erupsi Gunung Semeru di Provinsi Jawa Timur, dan penanganan pascabencana badai Seroja di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Semua penanganan masih on progress. Saya minta untuk terus dipantau dan ditangani hingga tuntas,” tegasnya.

Wapres juga berpesan agar rumusan yang telah dihasilkan dalam Rakornas Penanggulangan Bencana Tahun 2022 dapat dilaksanakan secara efektif di lapangan dan membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Rumusan kesepakatan dan rencana aksi harus netes dalam kerja nyata. Tidak cukup dalam tataran konsep dan kesepakatan saja, tapi sungguh-sungguh terimplementasi secara efektif dan solutif di lapangan,” tuturnya.

Sementara itu, dalam kesempatan serupa, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengapresiasi BNPB atas penyelenggaraan Rakornas Penanggulangan Bencana yang berjalan dengan lancar.

Muhadjir mengingatkan kembali agar BNPB melanjutkan program mengenai edukasi kebencanaan sebagai upaya peningkatan strategi tanggap bencana.

“Tidak kalah penting, Presiden (Joko Widodo) telah menyampaikan bahwa BNPB dan seluruh jajaran diharapkan segera membangun sistem edukasi kebencanaan yang saya kira ini sudah dirintis sejak dulu, agar dilanjutkan,” ujarnya.

Turut hadir pada acara tersebut antara lain Kepala BNPB Mayor Jenderal Tentara Nasional Indonesia (TNI) Suharyanto, mantan Kepala BNPB Doni Monardo, dan Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Yandri Susanto. (mg2)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button