Nasional

Komnas HAM: Negara Tidak Boleh Intervensi Kehidupan Seksual Warganya

Dia mengatakan negara memiliki tugas untuk menciptakan lingkungan dimana masyarakat dapat saling menghormati hak orang lain, terlepas dari kehidupan pribadi mereka.

Terkait urusan mencampuri kehidupan pribadi warga negaranya, Beka mengatakan hal itu menjadi hak pribadi dan pantas memperoleh perlindungan serta jaminan dari negara, termasuk hak atas perlindungan data pribadi.

“Ini kenapa kemudian Komnas HAM dan beberapa teman-teman masyarakat sipil sering kali protes kalau ada tawaran yang masuk ke ponsel kita lewat SMS (pesan singkat). Kita tidak pernah memberi persetujuan kepada mereka yang mengirim SMS blasting tersebut,” ujarnya.

Para pelaku pengirim pesan singkat atau short message service (SMS) dengan jumlah masif dalam waktu singkat tersebut dapat berpotensi mengakses tanpa izin data pribadi masyarakat, berupa nomor telepon pengguna.

Hal tersebut menunjukkan negara belum menjamin perlindungan data pribadi warganya dengan maksimal. (mg3)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button