Nasional

Women20 Presidensi Indonesia Fokus Perjuangkan Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan

Selain itu, posisi Indonesia juga diharapkan dapat semakin mendekatkan rakyat Indonesia khususnya daerah yang menjadi tempat pelaksanaan agenda G20 juga W20 kepada proses diplomasi. Indonesia akan semakin dikenal karena keberagamannya, menarik kunjungan wisatawan, hingga membuka kesempatan investasi yang didukung dengan program-program yang akan dibentuk selama presidensi.

Rangkaian agenda W20 Presidensi Indonesia, sebagai salah satu engagement group dalam G20, akan segera dimulai. Mengangkat beberapa isu terkait pemberdayaan perempuan, forum W20 akan dibagi ke dalam beberapa agenda utama yang disebut Women20 Summit dan agenda tambahan atau side events. Kawasan wisata Likupang di Minahasa Utara, Sulawesi Utara akan menjadi lokasi side event pertama W20 yang berlangsung 14-16 Februari 2022.

Pada pertemuan pertama ini, yang digelar secara hybrid, akan hadir sekitar 150 orang peserta termasuk perwakilan dari para negara anggota G20 yaitu Amerika Serikat, Argentina, Brasil, Australia, Kanada, Meksiko, Turki, Indonesia, Korea Selatan, Jepang, China, Jerman, Inggris, India, Arab Saudi, Afrika Selatan, Italia, Indonesia, Prancis, Rusia, ditambah Uni Eropa.

Akan hadir memberikan opening presentation antara lain adalah Bathylle Missika yang merupakan Head of Division-Networks, Partnerships and Gender, OECD Development Centre. Pembicara lain adalah Prof Mari Miura yang merupakan Professor of Political Science Sophia University sekaligus committee member W20 Jepang, lalu Salma Al Rashid, sebagai W20 Sherpa Arab Saudi, dan Martina Rogato, sebagai W20 Sherpa dari Italia. Selanjutnya, penyampaian perspektif dan rekomendasi akan dilakukan oleh Minah Kang dari South Korea, Nursyahbani Katjasungkana dan Andy Yentriyani dari Indonesia, serta Erin Watson dari Australia.

Selain itu, akan turut hadir secara langsung untuk memberikan opening speech di lokasi pertemuan adalah Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Bintang Puspayoga, Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny Williams, Co-Sherpa G20 Indonesia, Dian Triansyah Djani, Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, dan Ketua Umum Kowani, Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo M.Pd.

Pemilihan Likupang sebagai lokasi side events dari W20 Presidensi Indonesia diharapkan dapat ikut mengenalkan destinasi wisata unggulan ini ke dunia internasional. Likupang sendiri merupakan salah satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang juga telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai destinasi wisata super prioritas. Saat ini pembangunan ekosistem wisata terpadu sedang dibangun di sana, dan diharapkan akan mampu menjadi destinasi wisata kelas dunia.

Seluruh agenda W20 Presidensi Indonesia hingga Oktober 2022 nantinya akan digelar secara bertahap di beberapa titik destinasi prioritas di Indonesia. Pelaksanaannya bekerja sama dengan International Knowledge Partners, badan PBB, organisasi masyarakat sipil, akademisi, badan pemerintah hingga sektor swasta.

Setelah di Likupang, side events W20 Presidensi Indonesia hingga W20 Summit akan dilaksanakan di Batu, Jawa Timur, dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada Maret 2022, Manokwari, Papua Barat, pada Mei 2022, Danau Toba, Sumatera Utara pada Juli 2022, dan Denpasar, Bali pada September – Oktober 2022. (srv)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button