Nasional

T20 Diharapkan Hasilkan Rekomendasi Kebijakan Inklusif bagi G20

Berdasarkan studi dari 138 perusahaan teknologi keuangan (fintech) di 169 yurisdiksi, Bank Dunia mencatat bahwa kinerja perusahaan- perusahaan tersebut kemungkinan besar tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19, dengan pertumbuhan jumlah dan volume transaksi masing-masing sebesar 13 persen dan 11 persen year on year selama paruh pertama tahun 2020.

Krisis kesehatan disebutnya juga telah memperdalam kesadaran dan memperkuat komitmen terhadap perubahan iklim, ekonomi hijau, dan pembangunan berkelanjutan.

Dorongan global di area itu tidak hanya mencakup transformasi industri tetapi juga berpotensi reformasi lembaga keuangan dan pembentukan krisis aset keuangan hijau di pasar keuangan global.

Berita Terkait

“Apalagi, mengingat perkembangan terkini yang menjunjung tinggi aspek inklusivitas pembahasan di tingkat G20, mungkin bukan tugas yang mudah.

Isu-isu global seperti arsitektur kesehatan global, perubahan iklim, dan transformasi digital terjadi dalam skala yang membutuhkan tindakan kolektif dan memastikan komitmen dari pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan,” tutur dia.

Untuk itu, Bambang menyeru kerja sama yang lebih erat di antara negara maju dan negara berkembang dalam menangani tantangan bersama.

“Oleh karena itu, peningkatan partisipasi aktif dari negara-negara berkembang dalam diskusi sangat penting untuk memastikan kerja inisiatif kebijakan global yang sedang dibentuk dianggap adil, dan diterima sepenuhnya oleh semua pemerintah dari semua negara,” ujar dia.

T20, yang terdiri dari think tank dan komunitas peneliti, memiliki peran penting bagi pemulihan global dengan melahirkan gagasan konkret dan rekomendasi kebijakan yang tepat sasaran bagi para pemimpin G20.

T20 Inception Conference merupakan pertemuan pertama dari rangkaian kegiatan T20 di bawah Presidensi G20 Indonesia.

Pertemuan awal ini dihadiri oleh antara lain Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Managing Director Bank Dunia Mari Elka Pangestu, serta Profesor Jeffrey Sachs dari Columbia University. Nantinya puncak pertemuan adalah T20 Summit yang dilaksanakan pada September mendatang di Yogyakarta.(mg2)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button