Nasional

HPN 2022 Kendari, Mentan SYL Sebut Pers Punya Peran Penting

SYL menambahkan dukungan pers pun dibutuhkan karena sektor pertanian mempunyai peranan yang sangat penting dalam membangun perekonomian nasional termasuk perekonomian daerah.

Selain itu, sektor pertanian memiliki fungsi utama sebagai penyedia bahan pangan untuk ketahanan pangan masyarakat, sebagai instrumen pengentasan kemiskinan, penghasil devisa, sumber pendapatan masyarakat atau Rumah Tangga (RT), dan penyedia lapangan kerja.

“Apalagi saat ini, negara kita yang masih diselimuti pandemi covid-19, sehingga perlu peran berbagai pihak, termasuk peran Pers Nasional kita. Dalam masa pandemi ini, peran pers menjadi sangat efektif dalam memutus penyebaran virus berbahaya tersebut, karena bisa mempengaruhi pola pikir masyarakat terhadap pencegahan Covid-19,” ucapnya.

Selain itu, sambung SYL, dukungan pers pun juga berperan memberikan informasi kepada masyarakat agar tetap menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi sumber makanan yang sehat dan bergizi yang dihasilkan dari sektor pertanian.

Pada gilirannya peran Pers Nasional diharapkan dapat menjadi jejaring dalam memberikan informasi pembangunan pertanian kepada berbagai pihak.

“Oleh karena itu, melalui peringatan Hari Pers Nasional tahun 2022 ini sinertitas dengan para pegiat jurnalistik, wartawan dan lainnya dapat bahu membahu membantu pemerintah melalui partisipasinya dalam pembangunan nasional khususnya pembangunan pertanian di masa mendatang,” tuturnya.

Perlu diketahui, Kementan di bawah komando Mentan SYL memiliki strategi 5 Cara Bertindak (CB) guna mengakselerasi pembangunan pertanian dan memperkuat ketahanan pangan baik skala nasional maupun pada level daerah.

Pertama, CB1 yakni peningkatan kapasitas produksi. Kedua, CB2 yakni diversifikasi pangan lokal, yaitu melalui pengembangan diversifikasi pangan lokal berbasis kearifan lokal yang fokus pada satu komoditas utama.

Ketiga, CB3 yakni penguatan cadangan dan sistem logistik pangan baik ditingkat provinsi, kabupaten, kecamatan dan sampai tingkat rumah tangga.

Keempat CB4, yakni pengembangan pertanian modern melalui pengembangan smart farming dan pengembangan Food Estate dengan memanfaatkan modernisasi pertanian yang terintegrasi berbasis korporasi petani. Kelima, CB5 yakni Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks) melalui peningkatan volume ekspor, menambah ragam ekspor, medorong pertumbuhan eksportir baru, dan menambah mitra dagang luar negeri. (gin)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button