Nasional

Mahasiswa USG Education Rajut Kekayaan Alam dan Kriya Indonesia dengan Kompetensi Global

“Era revolusi industri 4.0 menjadikan ekonomi kreatif sebagai salah satu fundamental strategis, ditandai dengan terus dilakukannya inovasi dan kreatifitas guna meningkatkan nilai tambah ekonomi melalui kapitalisasi ide kreatif. Salah satu kekuatan USG Education adalah kita secara konsisten mengembangkan enterpreneurial mindset bagi para siswa kami” tambah Adhirama.

Pameran yang dilakukan oleh para mahasiswa USG Education ini berhasil memukau Ibu Hj. Nur Asia Uno, selaku Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang turut hadir langsung di BSD Kampus. Kehadiran beliau menjadi peyemangat dan memotivasi para mahasiswa UIC College dalam berkarya.

Acara ini juga mendapat atensi dan dukungan dari Muhammad Neil E Himman selaku Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif, Hj. Niken Saptarini Widiyawati – Ketua Dekranasda NTB, Hj. Nanda Indira Dendi – Ketua Dekranasda Kab Pesawaran , Yuke Sri Rahayu – Direktur Kuliner, Kriya, Desain dan Fesyen, Founders of HOPE : Amanda Soeakasah, Janna Soeakasah & Wulan Guritno , serta para pakar yang hadir dalam bidangnya diantaranya, Sisi Aspasia selaku Media Practitioner, Mia Ismi, Musisi Indonesia dan Nadila Sabrina selaku Putri Pariwisata Dunia Internasional Tourism World 2012.

“Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif selalu menjadi lembaga yang handal dalam mendukung regenerasi sumber daya manusia di bidang ekonomi kreatif terutama di bidang kriya, dan kami bangga melihat karya siswa – siswi USG Education yang dapat membuat innovasi karya kriya dan meneruskan warisan budaya bangsa”, kata Ibu Nur Asia Uno.

“Dekranasda Pesawaran sangat kagum dengan hasil karya siswa USG Education yang sangat kreatif, bernilai tinggi dan relevan dengan generasi jaman sekarang” sambung Hj. Nanda Indira Dendi – Ketua Dekranasda Pesawaran. Hj. Niken Saptarini Widiyawati – Ketua Dekranasda NTB menambahkan ide bisnis dan karya kriya dari siswa – siswi USG Education untuk Provinsi NTB sangat menarik sekali dan penuh dengan inovasi, yang dapat di applikasikan untuk menarik lebih banyak wisatawan ke daerah Nusa Tenggara Barat.

USG Education Head of BSD Campus,
Aimee Sukesna meyampaikan bahwa melalui kegiatan – kegiatan berkelanjutan seperti ini, USG berharap dapat memberikan kontribusi kepada dunia kreatif dan menghasilkan talenta-talenta muda berbakat yang mempunyai entrepreneurial mindset dan dapat mempromosikan industri kreatif ke dunia internasional.

“Program-program USG Education tidak pernah melewatkan peluang dalam mempersiapkan pemimpin muda Indonesia menghadapi gejolak kompetensi global yang semakin mengerucut. “Kami berupaya semaksimal mungkin dalam mengaplikasikan strategi akademis yang adaptif dengan apa yang dibutuhkan dunia saat ini bagi anak-anak Indonesia di Era Digital ini. USG Education terus melakukan inovasi dan berorientasi pada metode pembelajaran yang lebih modern, perluas jaringan global networking, mempertajam kualitas tenaga pendidik dalam budaya digital agar selalu bersinergi dengan perkembangan dunia tanpa melupakan warisan budaya Indonesia”, tambah Aimee.

Pendidikan yang mumpuni di tengah perkembangan revolusi industri 4.0 dan penggunaan teknologi informasi saat ini tidak hanya didukung keunggulan akademik saja, melainkan harus dilengkapi dengan karakter dan keterampilan lunak atau soft skill.

Mengutip pesan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bapak Hj. Sandiaga Salahuddin Uno, pada acara USG Noble Scholar lalu, beliau menekankan kepada generasi muda untuk menerapkan 3G ; Gerak Cepat, Gerak Bersama, Garap Semua Potensi. “Cetak generasi muda terbaik! Jangan lupa terapkan 3G, demi untuk ciptakan lapangan kerja yang seluas – luasnya. “Bangkit, optimis, dan nikmati new normal dengan meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan SDM, manfaatkan peran teknologi agar mampu memenangkan dan mempertahankan eksistensi dalam kompetisi dunia”, tambah Sandiaga.

“Pendidikan inklusif yang turut mengedepankan kepedulian lingkungan dan warisan budaya merupakan suatu korelasi yang berkesinambungan dalam membantu pembentukan karakter generasi sejak dini secara optimal. Generasi muda memegang peran besar sebagai promotor perilaku peduli budaya Bangsa, dan di sinilah USG Education berperan sebagai ruang terbuka dalam mengkomunikasikan hal tersebut melalui berbagai aksi kreatif, inovatif dan sosial demi menyongsong Bangsa menuju Indonesia emas.”, tutup Adhirama.

Noble Scholar yang menjadi identitas USG Education mengacu kepada serangkaian wawasan yang luas, berakhlak dan berbudi pekerti luhur, serta peduli akan isu sosial. Agar dapat menjalankan roda kompetensi dengan optimal, kemampuan akademis atau hard skill bukan satu hal yang menjadi pusat perhatian dunia. Kualitas bergantung kompetensi soft skill yang manjadi salah satu kelengkapan krusial dalam menghadapai dunia nyata. USG Education berkomitmen menjadikan pendidikan sebagai sarana utama untuk menuju terwujudnya Sumber Daya berdaya saing tinggi dimana pendidikan mempunyai peranan yang sangat penting dan strategis dalam pembangunan nasional. (ibs)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button