Nasional

KPK Amankan Sejumlah Uang Tunai dari Perusahaan Milik Bupati Langkat

INDOPOSCO.ID – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan upaya paksa penggeledahan di sejumlah tempat di wilayah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut).

Penggeledahan ini dilakukan terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi (TPK) kegiatan pekerjaan pengadaan barang dan jasa tahun 2020-2022 di Kabupaten Langkat, dengan tersangka Bupati Terbit Rencana Perangin Angin (TRP) dan kawan-kawan.

“Rabu (26/1/2022) tim penyidik telah selesai melakukan upaya paksa penggeledahan di wilayah Kabupaten Langkat, Sumut. Lokasi yang dituju yaitu perusahaan yang diduga milik tersangka TRP yaitu PT. DRP (Dewa Rencana Perangiangin),” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Kamis (27/1/2022).

Baca Juga : DPR Minta Polri Usut Dugaan Perbudakan oleh Bupati Langkat

Ali menjelaskan, dalam penggeladahan tersebut ditemukan dan diamankan sejumlah uang tunai dan beberapa dokumen transaksi keuangan yang akan dianalisa kembali dan disita untuk menguatkan dugaan perbuatan tersangka TRP dan kawan-kawan.

“KPK tidak henti mengingatkan kepada berbagai pihak untuk tidak dengan sengaja menghalang-halangi proses penyidikan yang sedang berlangsung ini,” kata Ali.

Ali menjelaskan, tim penyidik KPK juga segera mengagendakan pemanggilan saksi.

Baca Juga : Tim Penyidik KPK Geledah Rumah Pribadi Bupati Langkat

“Untuk itu kami mengimbau para pihak yang nanti akan diperiksa sebagai saksi agar kooperatif hadir dan memberikan keterangan dengan jujur di hadapan tim penyidik,” ujarnya.

Diketahui, KPK telah secara resmi menetapkan tersangka Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin, pasca operasi tangkap tangan (OTT), Selasa (18/1/2022) malam.

Tidak hanya itu, ada lima orang lainnya juga ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi poyek infrastruktur di Kabupaten Langkat tersebut.

Kelima tersangka tersebut antara lain sebagai pemberi Muara Perangin-angin (MR) selaku kontraktor.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button