Nasional

Tiga Menteri Berupaya Tingkatkan Daya Saing Petani Kopi Indonesia

“Kami ada sinergi dengan PDIP, menyangkut soal pembangunan pangan. Karena saya tahu, dengan Trisaktinya itu sangat kuat PDIP, untuk mendukung kedaulatan pangan. Kita masih banyak pangan yang kita impor, tetapi juga banyak yang bisa kita mengupayakan untuk pada subsidi impor. Oleh karena itu, kami sekarang memperkuat koperasi di sektor pangan, termasuk baik yang institusi impor maupun yang punya orientasi ekspor,” tutur Teten.

Kopi, lanjut Teten, termasuk punya potensi ekspor yang sangat besar.

Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar menambahkan Presiden Jokowi memiliki program kemasyarakatan yang menginginkan proses ekonomi Indonesia berdikari.

Berita Terkait

Di Kementerian LHK, ada program Perhutanan Sosial yang juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak demi menunjang aspek ekonomi masyarakat.

“Dibutuhkan kemudian untuk ekonomi kemasyarakatan ini adalah akses kelola kawasan, harus ada lahannya. Tetapi itu saja enggak cukup, harus ada kesempatan berusahanya. Maka sangat relevan ada Menteri BUMN dan Menteri UKM, hari ini saya diundang untuk berdiskusi tentang hal tersebut,” jelas Siti.

Dengan adanya kerja sama lintas pihak, maka program ekonomi kemasyarakatan bisa ditingkatkan. Di samping itu, Siti menginginkan pertumbuhan ekonomi tetap seimbang dengan kelestarian alam.

“Jadi tetap membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi domestik, tetapi sekaligus namanya argoforestry kopi ya, juga artinya menjaga kelestarian, karena keduanya ini harus seimbang,” tegas Siti.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan sebagai partai politik pendukung Jokowi-KH Ma’ruf, pihaknya punya tanggung jawab mengawal pemerintahan.

Dia mengharapkan dialog tiga menteri ini bersama dengan pelaku UMKM dan petani bisa menghasilkan formulasi untuk meningkatkan sektor kopi dari hulu hingga hilir.

Hasto mengatakan, HUT PDIP tahun ini dirayakan dengan tema ‘Bangunlah Jiwa dan Badannya untuk Indonesia Raya’. Dan dalam rangka itu, PDIP akan menggelar festival kopi pada 11-13 Maret 2022.

“Akan diadakan Festival Kopi Tanah Air selama tiga hari dan nanti kita rasakan bahwa di balik kopi yang pahit itu tersembunyi kekuatan ekonomi yang luar biasa,” ujar Hasto. (mg3)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button