Nasional

Gempa Banten akibat Pergeseran Lempeng Indo-Australia

Endapan kuarter dan endapan tersier yang telah mengalami pelapukan pada umumnya bersifat urai, lunak, lepas, belum kompak (unconsolidated), serta memperkuat efek guncangan, dengan demikian rawan gempa bumi.

Sementara berdasarkan posisi lokasi pusat gempa bumi, kedalaman dan data mekanisme sumber dari BMKG, USGS Amerika Serikat, dan GFZ Jerman, gempa bumi tersebut diakibatkan oleh aktivitas penghunjaman lempeng Indo-Australia ke dasar lempeng Eurasia di selatan Jawa bagian barat (sekitar Selat Sunda).

“Dengan mekanisme sesar naik yang berarah relatif barat laut hingga tenggara. Gempa bumi ini merupakan gempa bumi interface yang terjadi pada bidang gesek antara kedua lempeng tersebut,” kata Andiani.

PVMBG merekomendasikan penduduk yang rumahnya mengalami kerusakan agar mengungsi terlebih dahulu ke tempat aman sesuai dengan arahan dari BPBD dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang, guna menghindari potensi gedung roboh.

Bangunan di Kabupaten Pandeglang harus dibangun dengan menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa bumi guna menghindari dari risiko kerusakan. Selain itu juga harus dilengkapi dengan jalur dan tempat evakuasi.

“Kejadian gempa bumi ini diperkirakan tidak berpotensi mengakibatkan terjadinya tsunami, namun masih berpotensi menyebabkan bahaya ikutan lainnya berupa retakan tanah, penurunan tanah, gerakan tanah dan likuefaksi, khususnya di lokasi yang berdekatan dengan pusat gempa bumi,” kata dia.(mg2)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button