Nasional

Wapres Dukung Dorong Guru Tua Jadi Pahlawan Nasional

Karena itu, tim pengusul yang tercipta telah memenuhi berbagai kekurangan berkas yang berkaitan dengan administrasi untuk pengkajian sebelum ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

“Berkas-berkasnya itu sudah ada, seperti KTP itu bukan masalah lagi karena terhitung sejak memulai perjuangannya di Sulawesi Tengah pada tahun 1930, tokoh Guru Tua secara resmi telah menjadi seorang warga negara Indonesia,” tutur Ridwan.

Lebih lanjut ia menjelaskan, ke depan rencananya di Kompleks Alkhairaat akan dibangun Monumen Guru Tua setinggi 30 m.

Berita Terkait

Kehadiran monumen itu akan menjadi penanda napak tilas Sayyid Idrus bin Salim Aldjufri dalam mengupayakan nilai-nilai pendidikan ilmu agama di Indonesia.

“Tinggi monumen 30 m sebagai tanda bahwa Alkhairaat telah ada di sini sejak tahun 1930, dokumen rencana induk sudah ada dan akan segera berproses,” ucap Ridwan.

Ia juga menambahkan, dalam pertemuan terbatas pihaknya menyampaikan pada Wapres tentang upaya meningkatkan daya saing di sektor pendidikan, dengan berkonsentrasi pengembangan pada Kawasan Barat Indonesia hingga ke Provinsi Aceh.

Hingga saat ini, Alkhairaat memiliki 50 pondok pesantren, serta 1.700 madrasah pada seluruh kadar, dengan total siswa/siswi maupun santrinya tidak kurang dari 15.000 orang.

“Konsep kami sudah matang mengembangkan pendidikan ilmu agama maupun pengembangan Pondok Pesantren Alkhairaat, dan keadaan ini kami bahas dalam pertemuan, Wapres menyambut positif rencana kami,” begitu Ridwan. (mg4)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button