Nasional

Eijkman Dilebur ke BRIN, Ini Kata Akademi Ilmuwan Muda Indonesia

Kepala BRIN Indonesia, L.T. Handoko buka suara soal integrasi lembaga Eijkman. Ia menjelaskan mengenai lima opsi perekrutan Sumber Daya Manusia atau SDM asal lembaga Eijkman.

“#KawanBRIN Berikut penjelasan dari @lthandoko, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengenai lima opsi perekrutan SDM asal LBM Eijkman,” tulis akun Twitter, @brin_indonesia, Minggu (2/1/2022).

Berikut ini adalah lima skema perekrutan SDM asal lembaga Eijkman. Pertama, PNS Periset. Dilanjut menjadi PNS BRIN sekaligus diangkat sebagai peneliti.

Kedua, Honorer Periset Usia lebih dari 40 tahun dan S3. Mengikuti penerimaan ASN jalur PPPK S3. Ketiga, honorer Periset Usia kurang dari 40 tahun dan S3 mengikuti penerimaan ASN jalur PNS S3.

Keempat, Honorer Periset non S3. Melanjutkan studi dengan skema by-research dan RA (Research Assistantship). Sebagian ada yang melanjutkan sebagai operator lab di Cibinong, bagi yang tidak tertarik lanjut studi. Kelima, Honorer Non Periset. (dan)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button