Nasional

BPJS Watch: Orang Miskin Semakin Sulit Dapat Layanan Kesehatan

INDOPOSCO.IDKepesertaan BPJS Kesehatan hingga 2021 mencapai 229.514.068 orang. Ada 39.138.203 peserta non aktif, dan salah satunya terdiri dari 8.564.885 pekerja penerima upah (PPU) swasta yang nonaktif dan 11.023.832 penerima bantuan iuran (PBI) APBN yang non aktif.

Diproyeksikan hingga 31 Desember 2021 peserta PBI APBN yang nonaktif naik menjadi 17.126.148 orang, sementara yang aktif turun menjadi 82.925.547 orang.

“Semangat menjauhkan orang miskin dari program JKN terus berlanjut, dan masih akan berlanjut di 2022 ini,” ungkap Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar melalui gawai, Sabtu (1/1/2021).

Kebijakan pemerintah tersebut, menurut dia, akan menjauhkan pencapaian UHC (Universal Health Coverage) kepesertaan yang ditargetkan 98 persen dari seluruh penduduk Indonesia.

Lebih jauh dia mengungkapkan, status nonaktif peserta PBI APBN sebanyak 11.023.832 orang diperkirakan bertambah menjadi 17.126.148 orang di akhir 2021. Ditambah peserta dengan embel-embel kata “proses mutasi”.

“Pemerintah pusat dan BPJS Kesehatan menambah embel-embel “nonaktif dalam proses mutasi”, tanpa pernah memikirkan ke segmen mana orang miskin tersebut akan bermutasi kepesertaannya,” terangnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button