Nasional

Kemensos Bersama Kitabisa.com Bantu Raisya, Pengidap Hidrosefalus di Depok

Berdasarkan hasil asesmen Tim Pekerja Sosial, orang tua Raisya yang bekerja sebagai ojek daring dan penjual jajanan anak-anak di teras rumah mengalami kesulitan ekonomi.

Sementara, iuran BPJS Mandiri yang harus dibayar sebesar Rp140 ribu per bulan untuk satu keluarga. Belum ditambah kebutuhan pengobatan Raisya dan kebutuhan sekolah kakak Raisya yang duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Kementerian Sosial (Kemensos) akan mengawal status orang tua Raisya ke Dinas Sosial Kota Depok agar terdaftar dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) guna mendapatkan bantuan Program PKH (Program Keluarga Harapan), membantu advokasi ke Puskesmas setempat guna perpindahan keanggotaan dari BPJS Mandiri ke PBI-JK (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan), serta menghubungkan ke sistem sumber lain seperti bantuan dari BAZNAS.

CEO Kitabisa Alfatih Timur menyampaikan, donasi yang terkumpul untuk Raisya sebesar Rp92.926.997 dalam waktu satu minggu.

“Saya ingin menyampaikan amanah masyarakat yang digalang oleh Yayasan RA Peduli (melalui kitabisa.com, red) yang akan mendampingi Raisya selama beberapa waktu ke depan untuk membaik. Itu nanti akan kita kawal pencairannya untuk pengobatan, operasional, susu dan lainnya untuk pendampingan selanjutnya,” ujarnya.

Ia mengatakan, platform galang dana dan donasi kitabisa. com di bawah pengawasan Kemensos dan selalu berkoordinasi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Sebelumnya bersama Kitabisa, Mensos Risma mendatangi anak penyandang disabilitas berat lainnya yakni Agil (8) pengidap Tuberkulosis (TBC) Tulang Belakang dan Paru di Bogor pada 16 Desember 2021 dan Rizky (14) pengidap Kanker Tulang Ganas di Aceh pada 21 Desember 2021. (mg4)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button