Nasional

Menteri Teten Dukung APJI Tingkatkan Daya Saing Produk Kuliner Nusantara

Saat ini pemerintah sudah meluncurkan kebijakan pembiayaan yang murah bagi UMKM melalui kredit usaha rakyat (KUR) dengan bunga yang rendah. Kemudian KemenkopUKM juga telah membangun showcase produk UMKM di Smesco Indonesia.

Bahkan saat ini pemerintah telah mewajibkan kepada Kementerian dan Lembaga untuk mengalokasikan anggaran belanjanya sebesar 40 persen untuk membeli produk dan jasa dari UMKM. Teten berharap anggota APJI dapat memanfaatkan berbagai kemudahan dan fasilitas tersebut demi peningkatan daya saingnya.

“Saya harap APJI dapat menginventarisir anggotanya yang punya potensi untuk kita scaling up. Sebab selain mendorong industri kuliner ini kita juga ingin mendorong industri bumbu yang juga sangat kaya di Indonesia,” Tutup Menteri Teten.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi BPOM Bidang Pengawasan Pangan Olahan, Rita Endang mengatakan, BPOM siap mendampingi APJI untuk menjadi pengusaha kuliner yang tangguh dan memiliki daya siang baik di dalam maupun luar negeri.

“Setidaknya ada tiga poin yang kami siapkan yaitu pemberian ijin, sertifikasi cara pangan olahan dan sertifikasi cara peredaran pangan olahan yg baik. BPOM lahir untuk mendampingi APJI, baik yang sudah berskala industri olahan pangan maupun yang UMKM,” ujar Rita.

Rita menambahkan, BPOM juga mendukung gagasan atau ide factory sharing (rumah produksi bersama) UMKM bidang pangan, yang nantinya bisa membuat produksi menjadi lebih efisien dan memenuhi standar produksi pangan olahan yang ditetapkan.

“Kami siap mendampingi pembutaan rumah produksi bersama ini dari awal sampai hulu nya berupa ijin edar produk pangan olahan, dengan demikian akan banyak UMKM yang bisa memanfaatkan fasilitas ini dan bisa naik kelas” tambah Rita.

Sementara itu Ketua Umum APJI, Rahayu Setiowati, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong industri jasa boga kembali bangkit setelah dihantam badai pandemi. Pihaknya siap berkolaborasi dengan berbagai pihak khususnya KemenkopUKM dan stakeholder lainnya demi mendorong peningkatan daya saing produk kuliner nasional.

“Kami siap, apa yang ditugaskan dan yang diperintahkan pak Menteri (Teten) langsung kita lakukan action plan nggak nunggu besok. Kita akan siap untuk langsung kerja,” pungkasnya. (adv)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button