Nasional

Staf Istri Edhy Prabowo Dieksekusi ke Lapas Sukamiskin

Pada pengadilan tingkat pertama, Ainul divonis empat tahun penjara dengan denda Rp200 juta subsider empat bulan kurungan. Sementara, pada tingkat banding hukuman denda diperbesar menjadi Rp300 juta.

Ainul terbukti menerima uang sebesar Rp24,62 miliar dan diserahkan ke Edhy Prabowo. Uang itu diterima bersama-sama asisten pribadi Edhy, Amiril Mukminin; staf khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Andreau Pribadi Misanta; dan pengurus PT ACK, Siswadhi Pranoto Loe.

Edhy juga menerima USD77 ribu atau sekitar Rp1,12 miliar melalui Amiril dan staf khusus menteri kelautan dan perikanan Safri. Duit itu diterima dari pemilik PT. Dua Putera Perkasa Pratama, Suharjito.

Uang yang diberikan itu t untuk mempercepat persetujuan pemberian izin budidaya lobster dan izin ekspor BBL kepada perusahaan-perusahaan pengekspor. Uang diberikan bertahap Februari hingga November 2020. (dam)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button