Nasional

Waduh, Polisi Selidiki Dugaan Penipuan Investasi Alat Kesehatan Bodong Bernilai Triliunan

Menurut salah satu korban yang ditemui, dirinya beserta rekan bisnis yang dibawa berinvestasi mengalami kerugian hingga Rp 3 miliar. Selain melapor ke Bareskrim Polri, para korban juga ada yang melayangkan laporan ke Polda Metro Jaya. “Nanti laporan yang di Polda Metro Jaya ditarik ke Bareskrim,” ucapnya.

Korban tertarik berinvestasi karena sebelumnya dana tersebut bisa ditarik. Namun setelah satu tahun, kini dana yang diinvestasikan tidak lagi bisa ditarik, alasan perusahaan investasi dinyatakan pailit.

Sementara itu, menurut pendamping para korban Charlie Wijaya, ada 14 orang pelapor karena mengalami kerugian Rp 30 miliar. Mereka melaporkan 3 orang dalam kasus ini, yakni A, D dan V.
Ketiganya, diduga sebagai atasan penerima uang dalam lingkaran investasi bodong alat kesehatan tersebut.

Berita Terkait

“Ini kan dugaannya kasus investasi bodong. Dengan kerugian total bersih Rp 1,2 triliun sampai Rp 1,3 triliun. Dengan korbannya sekitar 3 ribuan,” kata Charlie.

Charlie menambahkan, investasi terkait alat kesehatan di mana para korban merasa dibebani karena uang yang diinvestasikan tidak bisa ditarik dengan alasan perusahaan tempat investasi dinyatakan pailit. (mg4)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button