Nasional

Upaya Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan Terganjal Ketiadaan UU

”Salah satu pekerjaan rumah-nya agar undang-undang itu bisa memberikan dasar hukum perlindungan bagi perempuan yang lebih baik,” tutur perempuan yang bernama asli Zannuba Arifah Chafsoh itu.

Bagi Yenny, RUU PKS menjadi kebutuhan mendesak terlihat dari beberapa kasus yang muncul selama ini. Salah satunya, lanjut dia, adalah kasus kekerasan seksual yang terjadi di kampus perguruan tinggi yang marak belakangan ini.

Dia mengatakan, RUU PKS harus segera rampung sebab sudah banyak sekali kasus kekerasan seksual, baik fisik maupun verbal yang menimpa perempuan.

Berita Terkait

Hal itu, kata Yenny, terbukti dari rilis data Komisi Nasional Perempuan yang menyebut banyaknya kasus kekerasan seksual terhadap perempuan ini.

“Dengan melihat kasus yang begitu banyak terjadi, ini jadi kebutuhan mendesak,” ucapnya.

Catatan Komisi Nasional (Komnas) Perempuan, dalam satu dekade terakhir (2011 – 2020), kekerasan seksual yang terjadi di ranah komunitas maupun pribadi mencapai 49.643 kasus.

Sampai Juni 2021, Komnas Perempuan telah menerima 2.592 kasus atau sudah lebih dari total kasus yang diterima tahun 2020.(arm)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button