Nasional

Apa Saja Sih yang Dibutuhkan Industri, Ini Penjelasan Kemendikbudristek

“Project Based Learning (PBL) yang riil menjadi salah satu model pembelajaran yang harus diterapkan di seluruh satuan pendidikan vokasi di Tanah Air,” kata Wikan.

“Pelaksanaan PBL belum terlalu kuat walaupun sudah ada. PBL bukan sekadar melakukan project lalu selesai, tetapi PBL yang riil ini adalah yang berdasarkan pada pesanan industri yang benar-benar dibutuhkan,” imbuhnya.

Wikan menjelaskan, kemitraan antara pendidikan vokasi dengan DUDI sudah terjalin cukup baik. Para pelaku DUDI konsisten bekerja sama dengan pendidikan vokasi dalam proses pembelajaran, Namun belum semuanya bersifat mutual benefit dan berkelanjutan.

“Industri itu diajak menyusun kurikulum bersama, mengajar bersama, melaksanakan PBL yang riil, merancang magang bersama, menyusun sertifikasi kompetensi yang disepakati bersama. Baru jika sudah dilakukan, kita bisa menawarkan industri untuk menyerap lulusan. Jadi tidak bisa dipaksa, ketika merekrut pun mereka harus melakukan seleksi dahulu,” bebernya.

Sementara itu Direktur Perencanaan dan Pelayanan Pusat Studi Apindo Soeprayitno mengatakan, pandangannya mengenai kemitraan DUDI dengan pendidik vokasi dari kacamata industri. Ia membagi link and match vokasi dengan DUDI menjadi tiga bagian.

“Pertama adalah business matching, yaitu misalnya kami memindahkan sebagian proses bisnis ke Politeknik. Ini tentu bagi kami keuntungannya lebih murah, bahkan bagi pendidikan vokasi bisa dijadikan sebagai teaching factory. Tetapi memang tidak semua satuan pendidikan vokasi siap melakukan ini,” ujarnya.

Menurut dia, kemitraan kedua bisa melalui talent matching yang sasarannya adalah penyiapan SDM bagi DUDI. Baru yang ketiga adalah social matching.

“SDM vokasi harus mampu mengejar dan memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan industri. Untuk itu dalam perekrutan seleksi menjadi tahapan yang penting, tidak semata-mata adanya kerja sama lulusan dari satuan pendidikan vokasi langsung terserap,” ungkapnya. (nas)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button