Nasional

Kementerian ATR/BPN: Kolaborasi Atasi Resapan Air Hulu Jabodetabek

INDOPOSCO.ID – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional(ATR/BPN) bekerja sama dengan pemerintah daerah dan berbagai instansi pemerintah dalam menanggapi permasalahan di kawasan Puncak, Jawa Barat, yang merupakan daerah resapan air hulu bagi Jabodetabek.

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala BPN Surya Tjandra dalam luncurkan di Jakarta, Jumat, menyampaikan bahwa kegiatan seperti penanaman pohon dan pembuatan sumur resapan menjadi salah satu tahap kongkret dari implementasi Peraturan Presiden No.60 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Jabodetabek- Punjur(Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur).
“Yang jelas, (Perpres Jabodetabek-Punjur) ini butuh kerja sama lintas sektor sangat krusial. Koordinasi ini ada pada Menteri ATR/Kepala BPN dan Gubernur,” ujar Surya Tjandra.

Surya mengatakan bahwa tahap selanjutnya adalah mengajak kolaborasi bersama-sama dengan pihak provinsi agar dapat menjadi kesepakatan bersama.

Kementerian ATR/BPN menawarkan solusi untuk menyelamatkan kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat yang sekaligus berdampak pada Jakarta juga masyarakat pastinya. Ada pula beberapa konseptual dan rencana pemulihan kawasan Puncak hingga tahun 2024 yaitu penanaman pohon untuk resapan air, pembuatan sumur resapan untuk mengurangi run off, pembangunan bendungan, penertiban pelanggaran pemanfaatan ruang, pengendalian hak atas tanah, dan pemberdayaan masyarakat.

Tidak hanya itu, puncak peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang(Hantara) 2021 telah diselenggarakan di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. Perayaan puncak sekaligus penutupan Hantaru 2021 diselenggarakan bertepatan dengan Hari Tata Ruang yang diperingati setiap 8 November kali ini berpusat pada penyelamatan Kawasan Puncak.

Melalui tema“Pesan Puncak untuk Penyelamatan Kawasan Puncak”, Kementerian ATR/BPN melakukan penanaman sekitar 5.000 pohon di 4 titik di kawasan Cikoneng, Cikoneng Tekukur, Rawa Besar, dan Cisuren, serta pembangunan 100 sumur resapan di Kampung Neglasari.

Kondisi lingkungan Kawasan Puncak sebagai resapan air(hulu) bagi Jabodetabek-Punjur ditaksir cukup membahayakan. Berdasarkan hasil audit tata ruang ditemukan 54 kasus pelanggaran pemanfaatan ruang di kawasan Puncak.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button