Nasional

Museum Hasyim Asy’ari Narasikan Islam Masuk dengan Kearifan Lokal

INDOPOSCO.ID – Pembangunan Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari di Jombang, Jawa Timur, bisa membangun narasi perjalanan Islam di Indonesia yang masuk dengan kearifan lokal.

“Narasi yang dibangun bisa menjelaskan ke publik perjalanan Islam di Indonesia yang sangat kuat. Ini menunjukkan wajah Islam kita sesungguhnya, bagaimana Islam masuk dengan tetap mempertahankan kearifan lokal,” kata Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Lestari Moerdijat, saat hadir dalam pembukaan kembali operasional Museum Islam Indonesia K.H. Hasyim Asy’ari yang berada di kawasan Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Rabu (10/11).

Ia juga sudah berkeliling ke lokasi museum tersebut. Di dalamnya banyak beragam catatan yang menjelaskan tentang bagaimana Islam masuk ke Indonesia kemudian blending atau campur dengan budaya sempat, menggunakan anasir lokal.

Bagaimana masjid menggunakan atap tumpang yang masih kelihatan di semua wilayah. Kemudian bagaimana juga proses Islam itu terjadi secara damai dan bukan melalui aneksasi atau pengambilan paksa. Kalaupun ada (aneksasi) melalui kesepakatan yang berakhir dengan koalisi.

“Inilah sesungguhnya, kalau kita kaitkan nilai kebangsaaan ini sudah diajarkan pendahulu kita, leluhur kita. Di sini, kita bisa belajar dan kembali lagi mengingatkan Islam adalah agama yang damai. Islam masuk ke Nusantara tetap memberikan ruang kepada semua kepercayaan yang sedang ada waktu itu dan agama yang ada sebelum Islam masuk dan kemudian tumbuh bersama dan bersanding,” ujar dia.

Ia juga mengatakan dalam tradisi silam juga ada berbagai macam festival yang semua memasukkan anasir lokal dan kearifan budaya lokal.

“Inilah seharusnya jadi pengingat kembali. Kita kehilangan semua ini dan sekarang kehadiran museum ini sesungguhnya menjadi anugerah buat kita semua, mengingatkan kita dengan caranya sendiri,” ujarnya, dikutip dari Antara.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button