Nasional

Haedar Nashir: Hari Pahlawan Jangan Sekadar Jadi Seremonial

Persoalan dan tantangan bangsa Indonesia, menurut dia, begitu banyak dan kompleks sehingga tidak mungkin terselesaikan tanpa kolaborasi dan persatuan segenap elemen anak bangsa.

Ia mengatakan para pahlawan mampu menyatukan Tanah Air ini karena mereka selalu meletakkan kepentingan bangsa di atas kepentingan diri, keluarga, dan kroni.

“Para pahlawan melintas batas dengan hadir untuk semua kalangan, dan mereka hadir sebagai sosok-sosok yang meletakkan kepentingan yang lebih luas di atas kepentingan yang lebih sempit. Mereka hadir tidak untuk diri, keluarga, atau kroninya, melainkan untuk kepentingan bangsa dan negara,” tutur Haedar.

Tidak hanya nilai dedikasi, lanjut Haedar, para pahlawan juga mengarahkan bahwa ekspresi tindakan kenegarawanan yang paling sederhana niscaya ada dalam tindakan jujur baik dalam percakapan ataupun aksi.

Ketika terdapat kesalahan, menurut ia, para pahlawan dengan gagah berani membenarkan kesalahan dan tidak menutupi kesalahan dengan kesalahan yang lain.

Sepatutnya, hubung Haedar, kebiasaann laku jujur para pahlawan itu menjadi gagasan dan batu tapal perkembangan untuk bangsa dan negara.

“Para pahlawan adalah kesatria, di saat salah mereka berani mengakui kesalahan, dan tidak menutupi kesalahan dengan kesalahan yang lain. Mereka tidak berdusta namun sangat jujur dengan kehidupan. Jiwa kesatria ini begitu penting,” ujar Haedar.

Para pahlawan, kata dia, juga telah memberikan keteladanan dalam berbangsa dan bernegara, yaitu kata dan tindakannya tidak pernah pecah kongsi.

“Para pahlawan pada dasarnya hidup sejahtera nan bersahaja, tetap jiwanya seluas samudra bahkan melampauinya. Kata sejalan dengan tindakan, sehingga masyarakat memperoleh obor dan suluh dari sikap, pikiran, cita-cita, langkah, dan jejak para pahlawan,” pungkas Haedar.(mg4)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button