Nasional

Tuai Pro dan Kontra, DPR: Pemerintah Harus Subsidi Biaya Tes PCR

Pembuatan kebijakan, menurut dia, jangan sampai diskriminatif. Bila transportasi udara dianggap memiliki risiko lebih, harus ada afirmasi harga tes PCR yang terjangkau oleh semua kalangan.

“Prinsipnya jangan sampai membebani masyarakat, karena saat ini tes PCR masih tinggi. Kimia Farma sebagai BUMN saja mematok harga Rp495 ribu. Angka ini jauh lebih mahal ketimbang harga tiket ekonomi pesawat Jakarta-Surabaya,” bebernya.

Ia beranggapan wajar jika kebijakan ini kemudian menimbulkan polemik pro kontra di masyarakat. Seharusnya, pemerintah memiliki solusi terkait pembiayaannya.

“Pemerintah harus memberikan subsidi biaya tes PCR agar terjangkau. Sehingga mampu menekan biaya tes PCR hingga Rp150 ribu. Ini tentu sangat membantu masyarakat,” ujarnya.
(nas)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button