Nasional

Menparekraf Ingin Kuliner Mie Aceh Tembus Pasar Eropa

Namun, tutur ia, selama ini kuliner berbasis mie masih sangat kurang menjajaki pasar global. Berlainan dengan kuliner Tanah Air yang berbasis daging telah banyak ditemukan di berbagai negara seperti rendang, soto, sate, dan nasi goreng.
“Sedangkan yang berbasis mie ini belum ada. Jadi Mie Aceh ini kita bisa kembangkan, apalagi ada crab (kepiting) nya jadi harganya meningkat, kita bisa buat festival Mie Aceh se-dunia, jadi bagian daripada spice up the world,” ujar Menparekraf Sandiaga Uno.

Sandiaga menilai produk ekonomi kreatif di Aceh sangat berkualitas. Karena perajinnya telah berpengalaman secara turun temurun sehingga dapat menghasilkan produk yang layak ekspor.

“Jadi keunggulan produk ekonomi kreatif di Aceh ini sangat layak diangkat ke level internasional,” ungkap Menparekraf Sandiaga Uno.

“Menurut saya, ini yang dibutuhkan untuk membangun ekonomi kita, karena ekspor kriya, kuliner, sedang kita genjot agar derajat perdagangan kita lebih kuat ke depan,” imbuhnya. (mg4)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button