Nasional

KPK Dalami Kesaksian “Amankan Perkara” di Persidangan

“Bagi masyarakat yang menjadi korban pemerasan oknum pegawai KPK atau pihak lain yang mengaku sebagai pegawai KPK, segera laporkan kepada kami atau aparat penegak hukum lainnya,” kata Ali.

Pada Senin (11/10), Syahrial yang menjadi saksi untuk dua terdakwa yaitu Stepanus Robin Pattuju dan advokat Maskur Husain yang didakwa menerima total Rp11,5 miliar dari pengurusan lima perkara di KPK.

Saat bersaksi, Syahrial mengaku meminta bantuan Robin tersebut karena ia sempat dimintai keterangan oleh KPK pada 2019.

“Apalagi setelah kejadian OTT di Labuhan Batu Utara, saya dapat informasi KPK dari Labuhan Batu Utara hendak turun ke kota Tanjungbalai, jadi aku tuturkan Bantu dibantu Abang dipantau janganlah hingga ke Tanjungbalai,” tutur Syahrial dalam konferensi pada Senin (11 atau 10).

Permintaan itu disampaikan saat bertemu dengan Robin di rumah bekas Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin pada Oktober 2021.

“Setelah 1-2 jam pertemuan itu, Bang Robin telepon saya Sudah kita amankan dan sudah dipantau-pantau,” ungkap Syahrial.

Tapi Syahrial mengaku tidak tahu siapa tim yang menangani perkaranya.

“Saya tidak tahu timnya, tapi dua hari setelahnya disampaikan ke saya bahwa permohonan saya akan dibantu tim. Baru saya membicarakan dengan bang Robin kasus saya bagaimana perkembangannya apakah naik atau tidak, setelah itu Robin menyampaikan akan dicek ke tim perkembangannya,” tutur Syahrial menjelaskan.

Untuk dapat menutup perkaranya tersebut, Syahrial dan Robin pun sampai pada kesepakatan pemberian duit. (mg2)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button