Nasional

Kapolri Perintahkan Jajaran Tindak Tegas Pinjol Ilegal

Sementara itu, lanjut Sigit, pinjol ilegal amat merugikan masyarakat, sebab informasi diri korban akan digunakan oleh pelaku kesalahan bila terlambat melunasi atau tidak dapat melunaskan pinjamannya.

Lebih membahayakan lagi, tutur Sigit, terdapat beberapa kasus bunuh diri karena tidak sanggup melunaskan pinjaman sebab bunga yang besar dari pinjol ilegal tersebut.
“Banyak juga ditemukan penagihan yang disertai ancaman. Bahkan dalam beberapa kasus ditemukan para korban sampai bunuh diri akibat bunga yang semakin menumpuk dan tidak membayar,” ucap mantan Kabareskrim Polri ini.

Polri menulis sudah menerima 370 laporan polisi terpaut kesalahan pinjol ilegal sampai Oktober 2021. Dari jumlah itu, 91 di antara lain sudah berakhir, 278 proses penyelidikan dan 3 tahap penyidikan.

Untuk itu, Sigit menekankan pada semua jajarannya untuk aktif melaksanakan bimbingan dan pemasyarakatan dan literasi digital pada masyarakat hendak bahayanya menggunakan layanan Pinjol ilegal. Setelah itu, mendorong kementerian/ lembaga untuk melaksanakan pembaharuan regulasi pinjaman online.

Berikutnya di sisi preventif, Sigit memohon pada jajarannya melaksanakan patroli siber di media sosial. Berkoordinasi dengan kementerian/ lembaga dalam menghalangi ruang gerak transaksi keuangan dan pemakaian fitur keras ilegal.
“Represif, lakukan penegakan hukum dengan membentuk satgas penanganan Pinjol ilegal dengan berkoordinasi dengan stakeholders terkait. Buat posko penerimaan laporan dan pengaduan dan lakukan koordinasi serta asistensi dalam setiap penanganan perkara,” papar Sigit.

Terkait penindakan pinjol ilegal ini, Polri telah memiliki kerja sama tentang pemberantasan pinjaman online ilegal dengan OJK, Bank Indonesia, Kemenkominfo, serta Kementerian Koperasi dan UMKM. (mg4)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button