Nasional

Kementan Kembangkan Food Estate Hortikultura di Wonosobo

Ia mengaku telah meminta kepada Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (Dinpaperkan) untuk benar-benar mempersiapkan skema kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, petani dan juga pihak penjamin (Off Taker) agar nantinya semua merasakan keuntungan dari sistem baru tersebut.

“Bagian terpenting adalah adanya jaminan bahwa produk pertanian hortikultura di Kabupaten Wonosobo, khususnya yang berada di kawasan food estate sudah dijamin bakal terserap pasar dengan harga yang menguntungkan semua,” ucapnya.

Kepala Dinas Paperkan Kabupaten Wonosobo Dwiyama SB mengatakan pihaknya telah memilih lokasi food estate di tiga wilayah, yaitu Kecamatan Kalikajar, Watumalang, dan Garung, kemudian ditambah satu wilayah lagi sebagai sentra pembibitan cabai di Kecamatan Sukoharjo.

“Lahan yang disiapkan sekitar 10 hektare untuk tanaman cabai monokultur di Lamuk Kalikajar dan 200 hektare model tanam tumpang sari,” ujarnya.

Kemudian untuk demplot tanaman kentang disiapkan seluas 1 hektare.

Para petani yang masuk dalam skema kerjasama, menurut dia telah siap dengan model food estate dan tinggal mematangkan administratifnya saja.

“Kurang lebih sudah 90 persen persiapan food estate ini, sementara sisanya 10 persen adalah upaya mematangkan saja, termasuk di dalamnya mempelajari perjanjian kerja sama antara para pihak,” imbuhnya. (mg4)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button