Nasional

Kemnaker Duga Ada Indikasi TPPO pada PMI Bermasalah asal Indramayu

“Ketua serikat buruh migran Indonesia (SBMI) Indramayu Juwarih, juga sebelumnya sudah melaporkan hal tersebut kepada Kemlu via Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) dan Badan Hukum Indonesia (BHI),” terangnya.

Dikatakan dia, hingga saat ini kasusnya masih terus diupayakan penyelesaiannya oleh pihak Kemenlu. ‚ÄúPemerintah Indonesia akan terus mengupayakan pemulangannya sesuai dengan ketentuan dan prosedur,” ujarnya.

Ia mengatakan, dalam koordinasi dengan Disnaker Kabupaten Indramayu, pihaknya meminta agar Disnaker Indramayu bersama keluarga Rokayah atau SBMI Indramayu untuk melaporkan kasus ini kepada pihak Kepolisian setempat. Hal ini mengingat adanya indikasi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Ia juga menyatakan, sesuai hasil koordinasi dengan Kemlu, KBRI sudah dapat menghubungi Rokayah dan majikannya. Dan saat ini Rokayah telah dibawa ke Rumah Sakit dengan didampingi staf KBRI.

Selain itu, lanjut dia, KBRI akan mengupayakan agar Rokayah dapat tinggal sementara waktu di shelter KBRI. Sekaligus akan berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memeriksa status keimigrasian dan status kontrak kerja Rokayah. (nas)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button