Nasional

KemenkopUKM Perkuat SDM Aparatur Pengawas Koperasi dan SDM Koperasi di Sulsel

Bagi Nadrun, kondisi ini tidak diinginkan. Sehingga, pendidikan dan pelatihan terhadap aparatur pengawas koperasi terus ditingkatkan untuk menyiapkan pengawas koperasi yang profesional, berdedikasi, dan berintegritas tinggi.

Saat ini, lanjut Nasrun, dua angkatan sudah dilakukan pelatihan pengawas koperasi di tingkat Pusat 30 orang dan 30 orang di Makassar, bekerja sama dengan USAID-EGSA (Economic Growth Support Activity).

“Insya Allah, satu tahun ke depan akan kelihatan hasilnya dan permasalahan KSP/KSPPS bisa diminimalisir,” ungkap Nasrun.

Selain itu, Nasrun mengatakan kepada peserta, khususnya Kopma, harus menjadi agen of change melalui kreativitas dan inovasi dan itu ada pada mahasiswa sehingga Kopma sebagai laboratorium inkubator bisnis koperasi.

“Dapat melahirkan startup-startup baru, jadi wirausaha yang tangguh dan berinovasi. Kopma harus melakukan Rebranding. Ke depannya, Kopma dapat menularkan virus-virus perubahan pada koperasi di sekitarnya sehingga kita bisa menyaksikan koperasi-koperasi moderen yang memberikan manfaat terhadap anggotanya,” papar Nasrun

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, Abdul Malik Faisal, di depan para peserta pelatihan, mengatakan bahwa pelatihan seperti ini harus membawa warisan ilmu yang didapatkan dari penambahan wawasan yang didapat dari kegiatan pelatihan ini.

“Untuk itu, saya mohon untuk pesera lebih serius dalam mengikuti pelatihan ini, agar dapat ilmu dan maknanya supaya bermanfaat dan dapat di praktekan dalam dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkap Abdul Malik.

Di samping itu, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel mengucapkan apresiasi yang sebesar besarnya kepada Kementerian Koperasi dan UKM atas perhatiannya terhadap pengembangan SDM koperasi dan Provinsi Sulawesi Selatan. (wib)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button