Nasional

Kiai Sepuh di Jatim Minta Muktamar NU Digelar Tahun 2021

“Jadi tidak ada alasan untuk tidak menggelar muktamar dalam keadaan apa pun meskipun dalam pelaksanaannya perlu beradaptasi karena situasi pandemi Covid-19,” kata Gus Ipul.

Dia juga menambahkan hasil pertemuan para kiai di Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, itu juga akan disampaikan segera ke PBNU sehingga harapannya menjadi rumusan kuat agar Muktamar NU benar-benar bisa digelar tahun ini.

Muktamar ke-34 NU rencananya digelar pada 22-27 Oktober 2020 di Provinsi Lampung. Namun, karena pandemi Covid-19, Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Konbes NU) pada 2020 memutuskan perubahan waktu Muktamar ke-34 NU yakni pada Oktober 2021.

Berita Terkait

Hadir dalam pertemuan itu antara lain KH Anwar Mansyur dan KH Kafabihi Mahrus (Pesantren Lirboyo), KH Mutawakil Allallah (Pesantren Genggong (Probolinggo), KH Marzuki Mustamar (Ketua PWNU Jatim), KH Ubaidillah Faqih (Pesantren Langitan), dan KH Safruddin Sarif (Probolinggo).

Hadir pula sejumlah Gus di antaranya Gus Kautsar (Pesantren Ploso), Gus Fahrurrozi (Malang), Gus Fahim( Ploso), Gus Abdus Salam Shohib (Jombang), dan Gus Athoillah Anwar (Lirboyo).
Dalam pertemuan itu para kiai serta para Gus di Jawa Timur ini mengundang Rais Aam PBNU KH Miftachul Ahyar dan Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).

Sebelum menggelar pertemuan di Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Rais Aam dan Katib Aam PBNU juga sempat sowan ke KH Nurul Huda Jazuli (Pesantren Ploso Kediri). Dalam pertemuan itu, keduanya diberi beberapa pesan khusus di antaranya dukungan kepada Rais serta Katib Aam agar terus menjadi sambungan antara PBNU dan kiai sepuh serta pesantren. (mg1/wib)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button