Nasional

Bangga! Hanya di Indonesia Toleransi Beragama Hidup

Sementara itu, Wasekjend majelis ulama Indonesia (MUI) yang juga Pembina Wasathi KH. Arif Fachrudin mengatakan, ada dua besar yang berhadap-hadapan di media sosial (Medsos). Yakni isu ekstrimisme, intoleran dan radikalis dan isu ketidakadilan.

“Kedua isu ini selalu terafialisasi. Untuk itu umat Islam wajib menjaga tempat ibadah umat agama lainnya,” katanya.

Menurut dia, bersikap dan berfikir toleran adalah harga mati. Oleh karena itu umat Islam harus menjadi role model pelopor toleransi di Indonesia. Sebab, hanya di Indonesia saja terdapat hari besar semua agama.

“Kalau di negara lain pada umumnya, hari besar agama hanya teruntuk mayoritas saja,” katanya.

Pendidikan keagamaan juga, lanjut dia, hanya di Indonesia yang memberikan porsi yang sama pada kurikulum di sekolah. Dan hanya ada di Indonesia Menteri agama mengakomodir seluruh agama yang diakui pemerintah. (nas)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button