Nasional

Dorong Kampus Merdeka, Presiden dan Mendikbudristek Hadiri Pertemuan Rektor PTN

“Terima kasih kepada Bapak Ibu Rektor yang telah bekerja keras mengimplementasikan MBKM, tentu saja kemerdekaan bagi mahasiswa, itu berarti kerumitan bagi perguruan tinggi. Namun, kita perlu untuk terus mengupayakan perbaikan-perbaikan ada sistem pendidikan tinggi dan kualitas lulusannya,” kata Mendikbudristek.

Para Rektor Dukung MBKM

Rektor Universitas Negeri Semarang Fathur Rokhman mengatakan pihaknya sangat mendukung program MBKM. Implementasi MBKM di kampusnya masih menghadapi sejumlah tantangan, namun pihaknya terus mengupayakan solusinya.

“Untuk memperkuat implementasi MBKM kami memperkuat peran Ketua Program Studi. Kami juga medorong kemerdekaan bagi para dosen dalam penelitian dan pengabdian masyarakat,” kata Fathur Rokhman.

Rektor Universitas Masamus Merauke, Beatus Tambaip, menyatakan dukungannya terhadap program MBKM. Sejumlah hambatan yang dihadapi Universitas Masamus yaitu jauhnya lokasi perusahaan dan industri sebagai tempat magang di Indonesia timur. Jauhnya lokasi industri tersebut berdampak pada tingginya biaya untuk melaksanakan program magang di industri.

Menjawab persoalan pembiayaan, Mendikbudristek mengatakan pihaknya mengerahkan berbagai skema seperti beasiswa LPDP, pemberian insentif bagi perguruan tinggi yang berhasil mencapai 8 IKU, competitive fund, matching fund, dan berbagai pendanaan lainnya. Sedangkan dari segi regulasi, Kemendikbudristek telah mengeluarkan Keputusan Menteri sebagai acuan kebijakan pengakuan 20 SKS, kemudian juga ada dosen fasilitator Kampus Merdeka sebagai konsultan kurikulum Kampus Merdeka di tingkat program studi.

Mengajak para Rektor PTN untuk mulai dari keterbukaan dan inovasi, mengutamakan minat dan bakat siswa, dan meningkatkan secara dramatis relevansi daripada pengalaman S-1 dan S-2 mereka, Menteri Nadiem menutup pertemuan dengan apresiasi.

“Terima kasih dukungan luar bisa dari Bapak dan Ibu Rektor. Terima kasih sudah mau repot demi anak-anak kita. Terima kasih sudah memberikan pembelajaran bagi saya dan tim saya,” tutup Nadiem. Turut mendampingi Mendikbudristek, Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka dan Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Nizam. (adv)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button