Nasional

Bea Cukai Kawal Pelepasan Ekspor Berbagai Komoditi di Empat Wilayah

Sementara itu, Bea Cukai Batam turut kawal ekspor sayuran hidroponik senilai lebih dari lima miliar rupiah oleh PT Batam Indo Agri Perkasa ke Singapura. Tercatat, setelah kunjungan Bea Cukai yang pertama pada tahun 2020, perusahaan itu berhasil melakukan 55 kali ekspor sayuran dengan nilai devisa total mencapai Rp5,609 miliar dengan total berat bersih sebesar 192 ton. Terdapat berbagai jenis sayuran hidroponik yang dihasilkan seperti, sawi manis (chye sim hua), sawi keriting (kimpak), pakcoy (xiao Bai cai), kailan, selada dan tomat.

Bea Cukai Jogja turut melepas ekspor produk garmen berupa jaket ke Jerman. Ribuan jaket produksi salah satu kawasan berikat, PT Anggun Kreasi Garmen tersebut memiliki nilai devisa mencapai USD 300.466,34.

Firman menjelaskan, kegiatan ekspor dari kawasan berikat dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam negeri, mengumpulkan devisa dan penerimaan negara, serta mengembangkan sektor industri dalam negeri. Keuntungan yang didapat oleh perusahaan Kawasan Berikat antara lain proses kepabeanan yang lebih mudah dan mendapat penangguhan bea masuk serta tidak dipungut pajak dalam rangka impor.

“Bea Cukai akan selalu memberikan pelayanan dan pengawasan yang optimal bagi kegiatan ekspor baik oleh UMKM maupun kawasan berikat, guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkas Firman. (ipo)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button