Nasional

KPK Kembangkan Jual Beli Jabatan di Pemkab Probolinggo

INDOPOSCO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami tahapan pengusulan nama dalam jual beli jabatan kepala desa di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, Jawa Timur tahun 2021.

KPK, Rabu (8/9), telah memeriksa lima tersangka dalam kapasitas sebagai saksi untuk tersangka Bupati Probolinggo nonaktif Puput Tantriana Sari (PTS) dan kawan- kawan dalam penyidikan kasus dugaan suap terkait seleksi jabatan di lingkungan Pemkab Probolinggo tahun 2021.

“Dikonfirmasi antara lain terkait dengan tahapan pengusulan nama untuk bisa menjadi penjabat kepala desa,” ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis (9/9).

Kelimanya adalah tersangka pemberi suap, yaitu Mawardi (MW), Ali Wafa (AW), Mashudi (MU), Mohammad Bambang (MB), dan Jaelani (JL).

Selain itu, KPK juga mengonfirmasi kelimanya terkait dengan dugaan adanya pemberian uang untuk mendapatkan persetujuan dari tersangka Puput melalui tersangka Hasan Aminuddin (HA).

KPK telah menetapkan 22 orang sebagai tersangka kasus tersebut.

Sebagai penerima, yakni Bupati Probolinggo 2013-2018 dan 2019-2024 Puput Tantriana Sari (PTS) dan suaminya, yakni Anggota DPR RI 2014- 2019 dan 2019- 2024 dan pernah menjabat sebagai Bupati Probolinggo 2003-2008 dan 2008-2013 Hasan Aminuddin (HA).

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button