Nasional

Kementerian PUPR : Rekonstruksi Hunian Pasca Bencana Sangat Diperlukan

INDOPOSCO.ID – Adanya rekonstruksi hunian pasca terjadinya bencana alam sangat diperlukan agar masyarakat bisa kembali pulih serta dapat menghuni rumahnya yang rusak. Untuk itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan terus berupaya untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam penanganan bidang perumahan dengan melakukan pendataan rumah rusak dan pembangunan hunian bisa layak huni seperti semula.

“Bencana alam memang suatu hal yang tidak bisa diprediksi sebelumnya dan bisa terjadi sewaktu-waktu. Oleh karena itu kita harus mempersiapkan langkah-langkah terbaik dalam penangulangan bencana khususnya penanganan hunian pasca bencana alam,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Bimbingan Teknis Kebencanaan Bidang Perumahan melalui Zoom Meeting Virtual, Kamis (8/9/2021).

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Kepatuhan Intern Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Bisma Staniarto, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Wilayah Jawa III, Mulya Permana, Jafung Utama Ditjen Perumahan, Jhony Subrata, Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi DI Yogyakarta, Arifman, Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana (BNPB), Jarwansyah, Dinas Perumahan dari Provinsi Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta, serta Dinas Perumahan dari daerah.

Berita Terkait

Guna mengantisipasi kebutuhan data rumah yang rusak akibat bencana alam, imbuhnya, diperlukan koordinasi yang intensif antara Kementerian PUPR dengan semua pihak terkait penanganan bencana alam seperti pemerintah daerah dan BNPB.
Sebab, ketika terjadi bencana alam yang di Indonesia salah satu yang perlu di data adalah berapa rumah yang rusak ringan, rusak sedang dan rusak berat sehingga pemerintah dapat memberikan penanganan yang baik dan tepat sasaran.

“Banyak kerusakan infrastruktur dan perumahan akibat bencana alam dan kami menilai perlu adanya satu data penanganan rumah yang rusak akibat terdampak bencana alam sehingga kami bisa segera menyalurkan bantuan sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat,” katanya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button