Nasional

Layanan Ini Cegah Joki dan Pemalsuan Ijazah

Ia menambahkan, bahwa semua peserta kursus tidak hanya mengetahui apa yang dipelajarinya. Namun juga teruji kemampuan kerjanya sesuai kebutuhan dunia kerja.

“Proses pengujiannya tidak hanya formalitas, tetapi benar-benar mengukur kemampuan dan akuntabel,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Kursus dan Pelatihan Ditjen Vokasi Wartanto menambahkan, pelaksanaan uji kompetensi menggunakan teknologi mencegah peserta melakukan kecurangan.

“Dengan sistem ini juga mencegah pihak-pihak yang ingin menggunakan jasa joki ataupun mau melakukan pemalsuan ijazah,” katanya. (nas)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button