Nasional

Atasi Kesehatan Paru, Konas PDPI Garap Program Kerja. Ini Hasilnya

PDPI bersepakat untuk menerapkan upaya penguatan program di antaranya menyiapkan dan mengimplementasikan perencanaan melalui pemetaan area yang dilaporkan mengalami penurunan kasus selama Pandemi Covid-19, penemuan kasus secara intensif melalui active case finding pada wilayah dan populasi rentan serta menyediakan nutrisi untuk pasien TBC dan keluarganya.

Penguatan juga dilakukan pada upaya meningkatkan pemanfaatan teknologi digital seperti tele consultations untuk meningkatkan akses ke layanan kesehatan, layanan virtual pada pasien TBC, monitoring dan tatalaksana.

“Penguatan program juga kita terapkan pada level komunitas melalui community capacity building dan community networks,” katanya.

Terakhir, lanjut Agus, adalah penguatan pada pemanfaatan penelitian untuk kebaikan pasien.

“Tuberkulosis perlu menjadi kegiatan lintas program atau sektor dengan program dan dukungan sumber daya. Penanganan TBC juga meliputi masalah kesehatan terkait HIV, DM, rokok, gizi dan lain-lain,” ungkapnya.

Untuk itu Agus berpesan kepada seluruh anggota untuk terus memperkuat peran dokter spesialis paru dalam penanganan pasien sesuai paduan, penyuluhan kesehatan, pendidikan tenaga Kesehatan, dokter, dokter spesialis.

“Kita juga memperkuat komunikasi dengan sektor kesehatan pusat dan daerah, melakukan advokasi lintas sektor pemerintah dan swasta, melakukan publikasi ilmiah dan popular, riset dasar, klinik dan kajian lapangan serta menjadi garda utama eliminasi TBC,” katanya. (aro)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button