Nasional

IDI Minta Dunia Pendidikan Harus Perhatikan Keamanan Siswa

INDOPOSCO.ID – Ketua Satgas Covid-9 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban mengatakan, posivity rate harian tidak bisa menentukan status Covid-19 pada suatu wilayah. Namun dengan posivity rate minggu terakhir atau dua minggu terakhir.

“Di Jakarta sendiri, turunnya banyak yakni 6,7 persen dibandingkan rata-rata nasional yang di atas 30 persen,” kata Prof Zubairi Djoerban dalam acara daring, Senin (23/8/2021).

Merujuk posivity rate WHO, menurut dia, di bawah lima persen aman. sementara di atas 30 persen tidak aman. Artinya, dengan angka rata-rata posivity rate di atas 30 persen, maka Indonesia masih tidak aman.

“Risiko penularan terhadap siswa tidak aman. Jadi standar posivity rate aman tidak berlaku di Indonesia,” katanya.

“ Vaksinasi pun Jakarta untuk anak-anak belum mencukupi syarat membuka pembelajaran tatap muka (PTM),” imbuhnya.

Dikatakan, pembelajaran tatap muka sangat penting. Namun harus memperhatikan sisi kesehatan dan keamanan para siswa.

“Saya setuju sekolah tatap muka memang penting. Dan ini sudah dinanti oleh siswa dan orang tua. Tetapi harus diperhatikan juga sisi keamanan dan kesehatan siswa,” ujarnya.

“Untuk menekan posivity rate Jakarta maka harus konsisten. Tentu harus diikuti oleh daerah di luar Jakarta,” imbuhnya. (nas)

Back to top button