Nasional

Baju Adat Baduy dan Kawah Candradimuka di Pidato Kenegaraan

Karakter bangsa dan pemerintahnya, dipaksa untuk berani berubah, berani mengubah, serta berani mengakselerasi hal-hal baru yang menjadi fondasi visi Indonesia maju. Cukup banyak inovasi yang tercipta untuk beradaptasi dengan sistem kenormalan baru. Pandemi yang bersamaan dengan revolusi industri 4.0, mempercepat migrasi ke cara-cara baru yang lebih memanfaatkan teknologi.

Percepatan alur perizinan diimplementasikan dalam Online Single Submission (OSS), yang sangat mempermudah semua level dan jenis usaha. Urusan perizinan, pengurusan insentif dan pajak, bisa dilakukan jauh lebih cepat dan transparan.

“Kesempatan ini harus dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya,” tegas Presiden.

Kemudahan berusaha bagi daerah-daerah, juga ditunjukkan dengan adanya Mal Pelayanan Publik (MPP) di berbagai kota dan kabupaten. Pelayanan dasar yang terpusat, termasuk perizinan usaha dan investasi, akan memulihkan ekonomi nasional dari daerah. Perkembangan investasi harus menjadi bagian terintegrasi dengan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.

Pandemi membawa masyarakat lebih kreatif untuk mengembangkan usahanya. Presiden menegaskan, peningkatan kelas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi agenda utama. Berbagai kemudahan disiapkan untuk menumbuhkan UMKM, termasuk kemitraan strategis dengan perusahaan besar, agar cepat masuk dalam rantai pasok global. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk UMKM, serta meningkatkan pemerataan dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Pagebluk ini mengantar masyarakat untuk lebih kreatif, gotong royong, berbagi, kuat, serta adaptif terhadap situasi yang tidak menentu. Kawah candradimuka yang disampaikan Presiden Joko Widodo di hadapan para menteri dan parlemen tidak lagi dipandang sebagai sekadar mitos, legenda, atau cerita rakyat. Dibalik sederhananya pakaian adat Baduy yang dikenakannya, Joko Widodo mengajak untuk melihat pandemi ini sebagai situasi yang menguatkan.

Kini, di tengah situasi yang tidak menentu, Indonesia yang menyongsong hari kemerdekaannya ke-76 harus tetap tumbuh menjadi negara yang kuat. Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh, yang menjadi semboyan Bulan Kemerdekaan pada tahun ini, hanya bisa diraih dengan sikap terbuka dan siap berubah menghadapi dunia yang penuh disrupsi.

“Kita harus tangguh dalam menghadapi pandemi dan berbagai ujian yang akan kita hadapi dan kita harus terus tumbuh dalam menggapai cita-cita bangsa,” tutup Presiden Joko Widodo. (arm)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button