Nasional

Riza Patria Nilai Pemanggilan Wakil Ketua DPRD DKI oleh KPK Sesuai Prosedur

INDOPOSCO.ID – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menilai pemanggilan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Jakarta Timur, sesuai prosedur.

“Itu kan prosedural. Semua diminta keterangan sesuai jabatannya masing- masing,” kata Riza di Balai Kota Jakarta, Selasa (10/8) malam.

Riza menyebut, bukan hanya Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta saja yang dipanggil, ada juga bidang-bidang lainnya yang akan dilakukan pemanggilan oleh KPK.

“Di bidang apapun, bagian keuangan diminta, dari BUMD diminta, wakil DPRD diminta itu semua prosedur,” ujarnya, seperti dikutip dari Antara.

KPK pada Selasa ini memanggil tiga saksi, termasuk Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik, dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Jakarta Timur.

Ketiganya diagendakan diperiksa untuk tersangka mantan Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Yoory Corneles Pinontoan dan kawan-kawan.

“Hari ini, pemeriksaan saksi tindak pidana korupsi terkait pengadaan tanah di Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, DKI Jakarta tahun 2019 untuk tersangka YRC dan kawan-kawan,” kata Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri.

Dua saksi lain yang dilakukan pemeriksaan di Gedung KPK, yaitu Pelaksana Harian Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah periode 2019 Riyadi dan Kasubbid Pelaporan Arus Kas Badan Pengelola Keuangan Daerah DKI Jaya Sudrajat Kuswata.

Selain Yoory, KPK juga menetapkan empat tersangka lain yaitu Direktur PT Adonara Propertindo Tommy Adrian, Wakil Direktur PT Adonara Propertindo Anja Runtuwenas, Direktur PT Aldira Berkah Abadi Makmur Rudy Hartono Iskandar dan satu tersangka korporasi PT Adonara Propertindo.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button