Nasional

BNN: Nongkrong Malam Rawan Terjerat Narkoba

” Setelah itu bermain game, dalam hal ini yang berlebihan dan bisa jadi kontennya yang seharusnya tidak bisa diakses pelajar. Jadi sisi buruk berlebihan pemakaian teknologi, game, untuk pelajar yang memakai narkotika itu

adalah 62, 4 persen, ke tempat biliar 47, 3 persen, ke tempat karaoke 39, 1 persen, vaping yang biasa pakai vape itu 30, 4 persen, ke tempat hiburan malam itu 22, 7 persen, ke lokalisasi, itu ada pelajar yang pemakai itu pernah ke lokasasi 1, 3 persen,” ucap ia.

Menurut Agus, sangat esensial untuk membangkitkan kembali Pendidikan Moral Pancasila( PMP) hingga pendidikan sejarah bangsa. Itu karena rata- rata pendidikan soal etika ada di keluarga, namun waktu pelajar lebih banyak berada di lembaga pendidikan, sedangkan saat sampai di rumah asik bermain game.

BNN, tutur Agus, juga berusaha melihat sanksi apa yang biasanya dirasakan pelajar yang komsumsi narkotika. Serta sebanyak 6, 1 persen merasa dijauhi, 6, 1 persen merasa dapat perundungan, dan 7, 9 persen merasa dikucilkan di sekolah.

” Bapak serta ibu yang bergerak di dunia pendidikan, adik- adik sekalian, jika ada pelajar yang pakai narkotika jangan jauhi, bully, serta kucilkan. Mereka anak- anak kita yang sedang salah jalan. Taking them back( bawa mereka kembali), jadi jangan dijauhi,” tutur Agus menjelaskan. (mg2)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button