Nasional

KPK Dalami Adanya “Tim Investasi” di Kasus Tanah Munjul

INDOPOSCO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan soal pemeriksaan Senior Manajer Perumda Pembangunan Sarana Jaya Harbandiyono terkait dengan keikutsertaannya sebagai tim investasi dalam pengadaan tanah di Munjul, Jakarta Timur.

KPK pada hari Kamis (29/7) sudah melakukan pemeriksaan kepada Harbandiyono sebagai saksi terkait tersangka mantan Dirut Perumda Pembangunan Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan (YRC) dan kawan-kawan dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, DKI Jakarta tahun 2019 lalu.

“Dikonfirmasi mengenai keikutsertaan saksi sebagai tim investasi dalam pengadaan tanah di Munjul,” kata Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri seperti dikutip Antara, Jumat (30/7/2021).

Berita Terkait

Selain itu, KPK juga sudah memeriksa Direktur PT Adonara Propertindo Tommy Adrian (TA) sebagai saksi. Tommy sendiri merupakan salah satu tersangka kasus ini, namun penyidik memeriksanya sebagai saksi terkait tersangka Yoory.

“Dikonfirmasi terkait berbagai data aktivitas transaksi keuangan PT AP (Adonara Propertindo) yang diduga mengalir ke berbagai pihak dalam pengadaan tanah di Munjul,” ujar Ali.

Selain Yoory dan Tommy, KPK juga telah menetapkan tiga tersangka lainnya, yakni Wakil Direktur PT Adonara Propertindo Anja Runtuwene (AR), Direktur PT Aldira Berkah Abadi Makmur (ABAM) Rudy Hartono Iskandar (RHI), dan satu tersangka korporasi PT Adonara Propertindo.

KPK memprediksi kerugian keuangan negara dalam kasus pengadaan lahan tersebut setidak-tidaknya mencapai Rp152,5 miliar.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button