Nasional

Pendidikan Tinggi Harus Memperkuat Posisi Edukasi Teknologi

Perkembangan teknologi itu, kata Presiden, telah menjadi master disrupsi. Dunia perdagangan telah bergeser menjadi e-commerce, dunia perbankan telah terdistrupsi oleh hadirnya fintech dan berbagai macam e-payment. Dunia kedokteran dan farmasi semakin terdistrupsi oleh health tech, profesional hukum mulai diguncang oleh regtech dan bumi pendidikan telah terdistrupsi besar-besaran oleh edutech.

Oleh karena itu Presiden meminta lembaga pendidikan tinggi menjadi lembaga edukasi teknologi.

“Teknologi paling dasar adalah pembelajaran memanfaatkan teknologi digital. Digital learning bukan hanya digunakan untuk memfasilitasi pengajaran oleh dosen internal kampus kepada mahasiswa. Yang juga sangat penting adalah memfasilitasi mahasiswa untuk belajar kepada siapapun juga, dimanapun juga, tentang apapun juga,” ujar Presiden.

Ia mengatakan pembelajaran dari para praktisi termasuk pelaku industri sangat penting untuk difasilitasi. Kurikulum harus memberikan bobot SKS yang jauh lebih besar bagi mahasiswa untuk belajar dari praktisi dan industri.

“Eksposur mahasiswa dan dosen kepada industri teknologi masa depan harus ditingkatkan. Pengajar dan mentor dari pelaku industri magang mahasiswa ke dunia industri dan bahkan industri sebagai tenant di dalam kampus harus ditambah, termasuk organisasi praktisi lainnya juga harus diajak berkolaborasi,” jelas Presiden. (mg3)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button