Nasional

Berkurban pun Harus Berwawasan Lingkungan

Hal yang sama diungkapkan Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) Sudarsono. Ia mengatakan, pengelolaan hewan kurban harus meminimalkan pencemaran lingkungan. Dari limbah penyembilihan seperti darah, kotoran dan isi perut hewan kurban.

“Limbah penyembelihan hewan kurban bila tidak dikelola dengan baik, akan memberi dampak negatif kepada lingkungan,” katanya.

Apalagi pada masa pandemi saat ini, menurut Ketua DPP LDII ini, pencemaran lingkungan bisa menjadi sumber penyakit. Tentu hal tersebut bisa menganggu kesehatan, sehingga virus mudah menginfeksi tubuh.

Perlu diketahui, pada Hari Raya Iduladha 2021 jumlah kurban yang disembelih warga LDII di seluruh Indonesia turun, hanya 33.908 ternak. Jumlah ini tutun apabila dibandingkan 2020 lalu yang mencapai 39.424 ekor. (nas)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button