Nasional

Kementan Siapkan Pemimpin Berkompetensi Tinggi Melalui PKN II

INDOPOSCO.ID – Calon pemimpin berkompetensi tinggi disiapkan Kementerian Pertanian (Kementan) RI melalui Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XVIII 2021 (PKN II) di PPMKP Ciawi, Bogor, Jawa Barat yang dibuka Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo pada Selasa (6/7/2021).

“Negara harus dijalankan berdasarkan prinsip good governance. Kalau mau negara ini berkembang baik, aparatur negaranya harus memiliki kompetensi tinggi, maka kita harus terus belajar. Kita harus lebih maju,” kata Mentan Syahrul dalam arahannya secara virtual dari Jakarta, Selasa (6/7/2021).

Mentan mengingatkan bahwa peserta PKN II 2021 akan menjadi pemimpin di instansi masing-masing, hal yang terpenting adalah tanggung jawab melaksanakan tugas, yang harus ditunjang jiwa inovasi.

“Tanggung jawab itu harus dilatih. Inovasi harus terus-menerus dilakukan dengan teknologi canggih seperti artificial intelligence dan internet of things. Pejabat juga harus tegas dan cepat. Kita harus melompat dari kinerja lambat menjadi cepat,” ujar Mentan Syahrul.

Turut hadir secara virtual Kepala Balai Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi dan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) diwakili Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kompetensi LAN, Basseng.

Sebagai pemimpin, Mentan Syahrul mengingatkan para peserta PKN II 2021 harus yakin pada target pencapaian, yang menuntut dituntut bertindak cepat, cermat dan akurat. “Tanpa sarana IT di era 4.0, sulit mewujudkan hal tersebut. Karakter pemimpin teruji dengan tugasnya. Pemimpin harus kreatif. Punya terobosan. Kita berpacu dengan waktu. Kita sedang berkompetisi,” tandasnya.

Saat ini, lanjut dia, satu-satunya sektor ekonomi yang tumbuh di tengah pandemi Covid-19 adalah pertanian. Ekspornya saat ini meningkat 15,79 persen sebesar Rp451,77 triliun. Untuk Triwulan I 2021, kontribusi pertanian mencapai 39,99 persen, yang membuktikan pertanian penting.

Mentan Syahrul menambahkan, pemimpin dituntut memahami manajerial, membagi tugas pada jajarannya agar tujuan tercapai. Pemimpin juga harus melakukan efektivitas, efisiensi dan menjaga tidak terjadinya kebocoran dan penyimpangan aturan dan keuangan.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button