Nasional

11 Ribu Petani dan Penyuluh Hadiri Pelatihan Alsintan yang Digelar Kementan

“BPPSDMP dengan semua Kadis (kepala dinas) harus siapkan orang yang dilatih untuk menaikkan kualitas pertanian. Naikkan NTP [Nilai Tukar Petani] dan NTUP [Nilai Tukar Usaha Pertanian]. Siapkan 1 juta orang,” kata Mentan Syahrul yang hadir di BBPP Batangkaluku didampingi Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi.

Dirinya sangat yakin sampai kapan pun, pertanian akan menjadi tulang punggung Indonesia, karena bertani itu hebat dan keren. Bahkan saat Covid-19 menghentak dunia dan perekonomian melambat, pertanian mampu menjadi sektor yang tetap bertahan dan tumbuh.

“Kalau lihat PDB (Produk Domestik Bruto), hanya pertanian yang naik, sektor lain minus. Ekspor kita juganaik 15,79 persen, nilainya Rp451,77 triliun pada 2020. Triwulan pertama 2021, pertanian sumbang 39,99 persen. Artinya, pertanian memang dibutuhkan,” katanya.

Di kesempatan yang sama, Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi mengatakan, pihaknya telah melaksanakan sejumlah pelatihan untuk meningkatkan kualitas SDM pertanian.

“Kita sudah memulai pelatihan pemupukan berimbang, kesuburan tanah, varites padi jagung dan kedelai, kewirausahaan pertanian, juga pemanfaatan KUR [Kredit Usaha Rakyat]. Kali ini pelatihan pemanfaatan Alsintan untuk meningkatkan produktivitas tanaman,” ujarnya.

“Pada pelatihan ini, peserta mendapat materi mengenai teknis operator traktor roda dua dan roda empat, pembuatan pupuk organik seperti kompos dan pestisida nabati, termasuk pemanfaatan KUR,” kata Dedi. (ibs)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button