Nasional

Bea Cukai Berikan Paparan Alokasi DBHCHT Tahun 2021

“Alokasi penggunaan DBHCHT di bidang penegakan hukum ditujukan untuk optimalisasi penerimaan cukai hasil tembakau. Kami mengharapkan peran aktif masyarakat untuk membantu Bea Cukai dalam menjalankan tugas menghimpun penerimaan cukai secara maksimal, sehingga nantinya dapat memberikan output positif bagi kita semua,” ujar Nirwala.

Selanjutnya, Mariana Dyah Savitri selaku Kepala Subdirektorat Bagi Hasil DJPK, menjelaskan, penggunaan DBHCHT dapat menjadi salah satu sumber pendanaan dalam mendukung bidang kesehatan khusunya melalui kegiatan pelayanan kesehatan dan upaya penanganan pandemi Covid-19. “Porsi penggunaan DBHCHT untuk kesehatan dari tahun 2018 hingga 2021 terus mengalami peningkatan. Penggunaan untuk penyediaan sarana/prasarana faskes merupakan penggunaan yang paling dominan dalam pendanaan DBHCHT di bidang kesehatan,” tambah Savitri.

Di bidang kesejahteraan masyarakat, alokasi penggunaan DBHCHT ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan buruh tani tembakau, buruh pabrik rokok, dan/atau petani tembakau yang mana telah memberikan kontribusi terkait penerimaan cukai hasil tembakau. Kalau dirinci lagi, alokasi 50% untuk kesejahteraan masyarakat ini terbagi dari 35% untuk pemberian bantuan dan 15% untuk peningkatan keterampilan kerja.

Kebijakan terkait DBHCHT ini bersifat dinamis. Kebijakan terus bergerak dan berubah sesuai dengan kondisi dan keadaan. Pemerintah melalui DJBC dan DJPK berharap, sinergi dan kolaborasi antar seluruh instansi dan lembaga terkait dalam mengoptimalkan pemanfaatan DBHCHT dapat terus berjalan dengan baik dan berkeseninambungan. (ipo)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button